Ingin
membuat website tapi belum tahu caranya? Atau mungkin anda pikir
caranya susah, butuh skill programming, desain, html, dan sejenisnya?
Jika
anda berpikir demikian, maka artikel ini cocok untuk anda. Di artikel
ini, anda akan mengetahui bagaimana cara membuat website dengan cepat
dan mudah. Saya akan tuliskan sesuai pengalaman pribadi dengan
pembahasan detail. Tentunya sebisa mungkin saya susun dalam
langkah-langkah sederhana yang mudah di ikuti oleh pemula sekalipun.
Level skill yang diperlukan untuk tutorial ini: Pemula. Waktu yang diperlukan untuk membuat website: 60-120 menit. Hal yang anda pelajari disini: Tutorial lengkap. Perkiraan biaya.
Masih
banyak orang yang berpikir jika membuat website atau blog itu hal yang
sulit, harus punya skill teknis yang mendalam, bisa coding, dan lain
sebagainya. Belum lagi dari segi biaya yang mahal.
Sekarang tidak seperti itu keadaannya.
Seorang
pemula sekalipun bisa membuat website dari awal sampai bisa digunakan
dalam waktu singkat. Dalam 1 jam saja anda bisa beli domain, melakukan
setting dasar website, dan web atau blog pun sudah bisa digunakan.
Dari
segi biaya juga sudah terjangkau banget. Dengan modal 300 ribu – 1 Juta
rupiah, anda sudah bisa membuat situs web sendiri lho.
Saya
sendiri tidak mempunyai keahlian soal coding atau hal teknis lainnya
yang mendalam. Tapi bisa membuat website sendiri dengan mudah. Salah
satunya blog ini. Tidak butuh waktu lama untuk membuat blog pribadi ini
sampai siap digunakan.
Nah di artikel ini saya akan jelaskan apa
saja hal yang diperlukan, rincian biaya, dan langkah-langkah yang
dilakukan, dan juga setting website sampai bisa digunakan. Bagi yang
sedang belajar membuat website dari nol, tutorial ini bakal cocok untuk
anda. Tutorial membuat website ini cukup panjang. Silahkan bookmark saja agar mudah anda baca lagi nanti.
Langkah Langkah Membuat Website
Berikut ini adalah 6 langkah yang dapat di ikuti saat membuat website dari awal:
Langkah 1: Tentukan isi dari website yang akan anda buat (niche).
Langkah 2: Pilih nama domain yang sesuai
Langkah 3: Pilih spesifikasi web Hosting sesuai kebutuhan
Langkah 4: Install platform CMS dan buat website
Langkah 5: Lakukan setting website sesuai kebutuhan
Langkah 6: Buat rencana dan lakukan riset untuk konten di website
Silahkan simak saja langsung detail cara bikin website di bawah ini ya. Daftar isi:
Website
adalah sekumpulan halaman-halaman di internet yang berisi informasi
berupa tulisan, gambar, video, audio, ataupun gabungan dari semuanya dan
berada dalam lingkup satu domain.
Selanjutnya untuk langkah dan cara membuat website dari awal bisa dilihat dibawah ini:
1. Menentukan Ide dan Isi Website
Biaya : Free / tanpa biaya Langkah
pertama yang harus anda lakukan adalah tentukan terlebih dulu apa isi
web anda nanti. Dengan demikian, nanti anda tidak akan bingung saat
membuat artikel.
Ga ada patokan tertentu saat menentukan isi website ini, tergantung anda dan kebutuhan masing-masing saja.
Nah, dibawah ini sebagai ide saja. Silahkan pilih sesuai keinginan.
Website/blog
pribadi. Anda bisa isi sesuai keinginan saja. Bisa berupa catatan
pribadi, pengalaman dan pandangan akan suatu hal, cerita tertentu, dan
lain-lain. Bebas. Contoh website pribadi salah satunya adalah blog ini.
Membahas
satu atau beberapa hal tertentu. Misalnya anda membahas seputar wisata,
komputer, teknologi terkini, hal lucu dan unik, olahraga, dan lain
sebagainya.
Website organisasi, sekolah, komunitas, atau lembaga lainnya.
Jualan barang atau jasa.
Berita terbaru.
dan lain sebagainya
Menentukan ide dan isi website saya jadikan langkah awal, karena bakal berhubungan erat dengan langkah selanjutnya dibawah ini.
2. Pilih Nama Domain Yang Sesuai
Biaya: Rp 100.000 – di atas 1 juta (tergantung ekstensi domain yang anda pilih). Setelah menentukan isi situs, selanjutnya baru pilih nama domain web anda nanti.
Apa itu domain?
Domain
adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi alamat server
website (ip address) agar lebih mudah di akses oleh visitor.
Secara kasar bisa dikatakan kalau domain adalah alamat website anda. Ada dua bagian dalam domain yang nantinya perlu kita pilih.
Nama dari domain itu sendiri.
Ekstensi domain yang digunakan.
Biar lebih mudah, contohnya seperti blog saya ini; irvantaufik.me irvantaufik adalah nama domain yang saya pilih dan gunakan. Sedangkan .me adalah ekstensi domain yang saya pilih.
Ekstensi domain yang anda pilih nanti bebas saja sesuai keinginan. Anda bisa pilih .com, .net, .info, .org, .id, .me, dan lain sebagainya. Biar ngga ribet, pilih saja ekstensi .com, paling populer digunakan.
9 Tips Cara Memilih Nama Domain:
Sesuaikan dengan isi web anda nanti
Tidak panjang.
Mudah untuk di ingat dan diketik.
Sebisa mungkin tidak menggunakan angka (misal kucinglucu234.com)
Sebisa mungkin tidak menggunakan hyphens (misal kucing-lucu.com)
Pilih
nama domain yang unik dan brandable, misalkan istilah baru yang anda
bikin, gabungan dari 2 kata, dan lain-lain. Misalkan skidipapap.com,
atau unikpedia.com.
Berdasarkan tempat. Misalkan saja tripbanten.com, garutflash.com, dll
Menggunakan nama anda sendiri. Misalkan blog saya ini; irvantaufik.me
Menggunakan
domain name generator. Ini adalah layanan yang akan menghasilkan daftar
nama domain yang bisa anda pilih. Cukup masukan satu kata, nanti akan
muncul daftar nama domain yang bisa anda pilih. Salah satu dari layanan
ini bisa di cek di Namemesh.com.
Nah, sekarang silahkan cari dan tentukan nama domain yang akan anda gunakan ya. Catatan:
Pembelian
domain tidak bersifat permanen. Anda harus memperpanjang biaya domain
setiap tahun. Harganya tergantung dari ekstensi domain yang anda pilih.
Ekstensi populer seperti .com biayanya sekiar Rp 130.000/tahun. Simak juga: Tips memilih Jasa SEO
3. Pilih Web Hosting Sesuai Kebutuhan
Biaya: Rp 150.000 – Rp 1 juta rupiah, tergantung hosting dan paket yang digunakan Nah
setelah anda punya pilihan nama domain, selanjutnya tinggal pilih
hosting yang nanti bakal digunakan untuk menyimpan website anda.
Apa itu Hosting?
Hosting
adalah penyewaan tempat atau space di server, yang digunakan untuk
menyimpan data atau file website agar bisa di akses di internet.
Domain dan hosting menjadi satu hal yang tidak terpisahkan. Analoginya seperti Toko dan Ruko atau Mall.
Domain
adalah nama dari toko anda. Sedangkan hosting adalah ruko atau lapak
yang anda sewa di satu kompleks ruko atau mall. Anda bisa sewa
ruko/tempat yang luas dan fasilitasnya sesuai dengan kebutuhan dari toko
anda.
Begitu juga dengan hosting, anda bisa membeli paket hosting
sesuai dengan kebutuhan dari website anda. Sebagai catatan, anda bisa
membeli hosting dan domain dari satu tempat. Ini akan mempermudah
pengelolaan website anda nanti.
Banyak sekali penyedia hosting dan domain yang bisa kita pilih. Disini, saya menggunakan Niagahoster sebagai contohnya.
Niagahoster adalah salah satu penyedia jasa hosting di Indonesia yang terkemuka. Jadi kualitasnya juga cukup bagus. Simak juga : review Niagahoster
Cara Membeli Hosting dan Domain di Niagahoster
1. Buka situs Niagahoster
Silahkan buka situs Niagahoster.co.id disini, lalu lihat paket hosting yang ditawarkan disana. 2. Pilih Paket Hosting
Selanjutnya silahkan scroll, lalu lihat paket hosting yang ditawarkan oleh Niagahoster. pilhan paket hostingLalu
paket mana yang perlu anda pilih? Sesuaikan dengan kebutuhan. Jika anda
benar-benar pemula, saya sarankan untuk membeli paket paling murah saja
dulu.
Seiring perkembangan website nanti, anda bisa upgrade ke paket yang lebih tinggi.
Klik pada tombol Pilih Sekarang di halaman Niagahoster.co.id 3. Pilih Paket Pembayaran Hosting
Dihalaman
selanjutnya, silahkan pilih paket pembayaran hosting. Tergantung dari
jenis paket hosting, anda bisa pilih pembayaran untuk 6 bulan sampai
dengan lebih dari 1 tahun sekaligus. paket pembayaranKhusus untuk paket paling murah di Niagahoster, pembayaran paling kecil adalah untuk 1 tahun sekaligus. 4. Beli Domain
Selanjutnya, silahkan masukan domain yang sudah anda pilih sebelumnya. Silahkan masukan nama domain (tanpa ekstensi .com/.net, dll), lalu pilih ekstensi domainnya di kolom yang tersedia.
Klik tombol Cari Domain untuk melihat apakah domainya tersedia atau ngga. pilih nama domainJika tidak tersedia, ini berarti nama domain yang anda pilih sudah dibeli orang lain. Masukan nama domain lainnya pilihan anda.
Jika tersedia, silahkan klik tombol Tambah ke Cart. 5. Rincian Pembelian
Selanjutnya
anda akan dibawa ke halaman rincian pembelian hosting. Disini bisa
dilihat total harga dari pembelian yang anda lakukan.
Jika sudah ok, klik tombol Selanjutnya. 6. Daftar Akun Niagahoster
Di
langkah berikutnya, anda akan dibawa ke halaman login. Jika belum punya
akun di Niagahoster, silahkan klik tombol Daftar Akun.
Silahkan isi data sesuai dengan kolom yang tersedia.
Selanjutnya tinggal klik tombol Pilihan Pembayaran. 7. Pilih Cara Pembayaran
Di Niagahoster tersedia berbagai cara pembayaran yang bisa anda gunakan. Silahkan pilih sesuai dengan yang anda inginkan saja. cara pembayaran niagahosterSelanjutnya tinggal klik tombol Checkout Sekarang, nanti akan dibawa ke halaman terima kasih.
Silahkan
klik pada tombol link yang muncul, nanti akan dibawa ke halaman tata
cara pembayaran, sesuai dengan metode pembayaran yang anda pilih
sebelumnya. 8. Lakukan Pembayaran
Selanjutnya,
tinggal lakukan pembayaran sesuai instruksi di halaman ini saja ya.
Disini saya menggunakan klikbca. Klik link Copy, selanjutnya tinggal
paste nomor rekening dan juga berita ke Klikbca.
Pastikan
anda memasukan Berita dan juga jumlah transfer pembayaran sama persis
dengan yang diberikan oleh Niagahoster. Tujuannya agar bisa diproses
secara otomatis.
Jangan lupa untuk screenshot atau foto data
pembayaran yang anda lakukan di internet banking atau cara pembayaran
lainnya ya. Ini bisa dibutuhkan jika nanti kita perlu melakukan
konfirmasi secara manual 9. Tunggu Email Konfirmasi dan Data Hosting
Selesai.
Selanjutnya tinggal tunggu email konfirmasi dan juga data hosting anda.
Di dalam email tersebut akan terdapat data login ke cPanel, username, dan juga password. Pastikan anda Backup dan simpan data ini di tempat yang aman ya.
Jika 15 menit setelah melakukan pembayaran pembelian anda belum di proses, silahkan lakukan konfirmasi manual melalui link https://panel.niagahoster.co.id/pembayaran
OK, sampai dengan langkah ini anda sudah memilih domain, dan juga membeli domain beserta hostingnya.
Pada
contoh di atas saya menggunakan Niagahoster. Jika anda menggunakan
penyedia hosting lain, secara garis besar langkah-langkah pembeliannya
bakal sama. Paling hanya beda dikit di menu pembelian saja. Silahkan lihat juga disini daftar web hosting Indonesia lainnya.
Selanjutnya, tinggal install website pada hosting yang sudah anda beli.
4. Cara Install Platform Website
Biaya: Gratis Sekarang kita install platform website agar segera bisa di akses dan digunakan. Disini, kita akan memanfaatkan platform CMS (content management system) untuk menginstall situs anda. Kenapa menggunakan CMS?
Karena mudah digunakan, user friendly, dan tidak memerlukan keahlian khusus.
Jika
anda membuat website dari awal, berarti harus mengetahui HTML, CSS,
javascript, PHP, dan pengelolaan database. Butuh waktu lama. Dengan
menggunakan CMS yang siap pakai, situs anda bisa running dalam waktu
singkat.
Nah, pilihan saya jatuh pada CMS WordPress. Kenapa
WordPress? karena CMS ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan
CMS lainnya (joomla, drupal, dll).
Kelebihan WordPress dibandingkan CMS Lain;
1. CMS Dengan Pengguna Terbesar
WordPress merupakan CMS yang paling banyak digunakan di dunia. Top 10 CMS dunia. Source: w3techs.comData dari grafik di atas;
Sekitar
44.8% website di dunia tidak menggunakan CMS, itu berarti 55.2% dari
situs di dunia menggunakan CMS. Nah dari keseluruhan situs pengguna CMS
ini, 60.1% menggunakan wordpress. Lebih dari setengahnya! Secara
keseluruhan, 33.2% website di dunia menggunakan wordpress.
Jumlah yang luar biasa bukan? 2. Mudah Digunakan
Fitur
dalam wordpress user friendly, mudah dipelajari dan digunakan oleh
pemula. Anda hanya butuh waktu sebentar saja untuk membiasakan diri
menggunakan wordpress. 3. Opensource dan Gratis
Ini yang penting. Gratis. Tidak perlu bayar biaya apapun untuk menggunakan CMS wordpress. 4. Tersedia Banyak Theme dan Plugin
Anda
bisa memilih banyak sekali theme gratis untuk tampilan situs anda
nanti. Bisa pilih sesuai keinginan. Selain itu tersedia juga banyak
plugin gratis yang bisa digunakan untuk menambah fungsi dari website
nanti.
Jika dirasa kurang, banyak banget penyedia theme dan plugin yang dijual dengan harga cukup terjangkau. 5. Tersedia Banyak Tutorial
Anda
juga bisa mempelajari berbagai tips dan trik seputar wordpress dari
berbagai tutorial di internet. Silahkan search di google atau di
Youtube, kemungkinan besar yang anda cari sudah ada tutorialnya.
Masih banyak kelebihan wordpress lainnya, yang nanti bisa anda temukan sendiri.
Sekarang kita langsung menuju ke tutorial install wordpress saja ya.
Cara Install WordPress di Hosting
1. Buka cPanel
Silahkan akses cPanel dengan menggunakan data yang sebelumnya dikirimkan ke email anda saat membeli hosting dan domain. 2. Setting SSL/TLS
Selanjutnya, kita setting dulu SSL/TLS untuk mengaktifkan HTTPS di domain anda nanti.
Dengan
menggunakan Https, website anda akan lebih aman dibandingkan dengan
situs yang tidak menggunakan https. Selain itu, bisa mencegah website
kita disusupi iklan pihak lain saat dibuka oleh visitor.
Kalau
anda membuka website yang belum memasang https menggunakan internet dari
indihome, telkomsel, xl, atau provider lain, seringkali muncul iklan
yang disisipkan oleh provider tersebut. Lumayan ngeselin.
Rugi
juga kan kalau web kita seenaknya disusupin iklan pihak lain? Dengan
memasang https, kita bisa mencegah hal ini. Langkah ini bisa anda skip.
Tapi saya amat menyarankan untuk mengaktifkan https di website anda.
Cara mengaktifkannnya cukup mudah;
Lihat kolom security di cPanel anda, lalu cari menu SSL/TLS Status. Klik pada menu tersebut.
Selanjutnya, anda akan dibawa ke halaman berikut;
Disini
kita bisa aktifkan SSL gratis dari let’s encrypt. Jika saat membuka
halaman ini tidak terjadi proses otomatis, silahkan klik pada semua
domain yang mau anda setting, lalu klik tombul Run AutoSSL. Tunggu sampai selesai. 3. Install WordPress
Selanjutnya kita proses install wordpress. Silahkan scroll dan cari menu wordpress di cPanel. Klik pada menu tersebut.
Anda akan dibawa ke halaman install softaculous seperti dibawah ini.
Klik aja langsung tombol Install Now. 4. Setting Parameter Install
Di halaman selanjutnya, silahkan setting dulu ya.
Pada kolom Choose Protocol, pilih https:// atau https://www. Ini agar website anda nanti menggunakan https yang lebih aman.
Kosongkan kolom in Directory
Di kolom Site setting, silahkan isi sesuai isi website anda. Jangan khawatir, nanti bisa anda edit lagi kok.
Pada kolom Admin account, isi dengan username dan password yang aman.
Pada kolom Choose language, silahkan pilih sesuai keinginan. Saya pakai English karena terbiasa dengan tampilan menu bahasa inggris aja sih.
Di kolom Select Plugin, ceklis Limit login attempt dan Classic editor.
Anda juga bisa pilih theme disini, atau tidak. Theme bisa dipilih belakangan kok.
Selanjutnya tinggal klik tombol Install.
5. Akses Website dan Admin Panel
Selesai.
Sekarang di situs web anda sudah terinstall wordpress. Silahkan buka
domain anda, nanti akan muncul website anda tapi masih tampilan default
wordpress.
Secara default, anda bisa akses admin panel wordpress melalui alamat Domainanda.com/wp-admin, atau Domainanda.com/wp-login.php.
Jangan
lupa catat dan simpan akses login wordpress anda. Nanti akan selalu
digunakan saat anda mengatur website, dan juga saat posting artikel.
5. Cara Setting WordPress Di Website
Biaya: Gratis Selanjutnya
kita lakukan setting dasar dari wordpress ini, agar siap untuk
digunakan. Ada beberapa hal mendasar yang perlu anda lakukan agar situs
web anda siap di isi artikel.
1. Setting Dasar
Pada
bagian ini, kita akan melakukan setting dasar dari wordress agar lebih
ramah di mesin pencari, mencegah spam, dan beberapa pengaturan dasar
lain.
Buka dashboard wordpress melalui link Domainanda.com/wp-admin, atau Domainanda.com/wp-login.php.
Selanjutnya klik menu General. Pada bagian Site title dan tagline isi sesuai topik website anda. Isi singkat saja disini.
Misalnya saja Site title di isi Wisata Populer, lalu tagline di isi tempat wisata keren dan hemat.
Selanjutnya di Menu Writing, anda bisa pilih default editor ke Classic Editor.
Ini adalah editor/cara menulis artikel dengan fitur lama. Saat ini
wordpress terbaru mengenalkan Block editor untuk membuat artikel, hanya
saja belum familiar dan lumayan butuh belajar lagi. Kita pakai classic
editor aja dulu.
Di menu Reading bisa anda tentukan
jumlah artikel yang ditampilkan pada halaman depan(homepage), halaman
kategori, dan halaman tag. Silahkan di tentukan aja di kolom Blog post show at most.
Kemudian pada kolom For each article in a feed, show, pilih Summary.
Penting! Pastikan JANGAN
ceklis pilihan Discourage search engines from indexing this site. Kalau
di ceklis, nanti website anda tidak akan bisa muncul di halaman
pencarian Google.
Langkah selanjutnya, buka menu Discussion, lalu setting seperti dibawah ini.
Pada
setting di atas, setiap komentar baru muncul di website anda jika sudah
anda approve. Ini untuk mencegah komentar spam, biar ngga otomatis
muncul. Ada cara lain yang lebih efektif, nanti akan kita bahas di
artikel tambahan.
Selanjutnya kita langsung buka menu Permalink. Silahkan pilih seperti gambar dibawah ini.
Tujuannya adalah agar url atau link artikel kita lebih ramah di mata mesin pencari. Nanti jika anda sudah mengenal SEO (Search Engine Optimization), bisa membuat rangkaian url lain juga sih.
Untuk setting dasar cukup seperti ini saja. Selanjutnya kita edit tampilan website.
2. Merubah Theme Website
Theme
adalah tampilan dari website anda. Setiap theme memiliki tampilan yang
berbeda, dan sering kali memiliki fungsi tertentu yang berbeda pula.
Tampilan
website anda saat ini masih menggunakan theme default bawaan dari
wordpress. Jika anda mau, bisa diganti dengan theme lain yang lebih
cantik. Anda bisa saja menggunakan theme berbayar, tapi disini kita akan
menggunakan theme gratisan terlebih dulu. Banyak banget kok pilihannya,
dan bagus juga.
Silahkan buka menu Appearance, lalu pilih menu Themes.
Jika sudah terbuka, klik tombol Add New. Anda akan dibawa ke halaman pilihan Theme. Nanti akan muncul pilihan theme yang beragam, bisa anda pilih melalui menu Featured, Popular, Latest, dll.
Silahkan pilih dan klik theme yang menarik untuk anda. Disini saya pilih theme Revelar sebagai contoh.
Klik pada theme pilihan anda, lalu klik install.
Setelah theme wordpress terinstall, selanjutnya klik tombol Activate.
Selesai.
Theme yang anda pilih sudah aktif. Tampilannya mungkin masih belum
terlihat jelas, karena sampai tahap ini di website anda belum terisi
artikel.
Jika ingin mengedit tampilan dari theme yang digunakan, silahkan klik menu Appearance > Customize.
Anda bisa bereksperiman pada pilihan-pilihan menu disana. Saya sarankan
untuk edit tampilan ini saat website anda sudah di isi 1-3 artikel
nanti. Tujuannya biar lebih jelas terlihat tampilannya nanti.
Kita masuk ke setting dasar selanjutnya.
3. Setting Widget
Widget adalah bagian dari website wordpress yang ditampilkan di sidebar atau footer. Nah, yang dimaksud dengan sidebar disini adalah kolom yang biasanya ada di bagian kiri atau kanan halaman website. Sedangkan footer adalah kolom yang biasanya ada di bagian bawah halaman website.
Biasanya,
sidebar atau footer di isi dengan info berupa artikel terbaru, kolom
search, kategori, dan lain sebagainya sesuai keinginan.
Mengubah isi sidebar dan footer ini bisa dilakukan di menu Widget.
Silahkan buka menu Appearance, lalu klik menu Widgets. Di setting dasar ini, kita hilangkan saja bagian recent comments, Arcives, Categories, dan Meta. Bagian-bagian ini belum begitu berguna untuk saat awal mah. Cukup sisakan saja menu Search dan Recent Post. Menu Recent Post
nantinya akan berisi daftar artikel terbaru di website anda. Nama
widget dan juga jumlah artikel terbaru yang ditampilkan, bisa anda
setting dengan klik pada tombol panah di widget recent post, lalu isi
kolom yang tersedia.
Di bagian kiri terdapat banyak pilihan
widget lain. Nah, jika anda ingin mengggunakannya, silahkan drag and
drop widget tersebut ke kolom sidebar yang tersedia.
Anda juga bisa mengatur urutan widget di sidebar dengan drag n drop pada widget yang diinginkan.
4. Membuat Artikel di WordPress
Selanjutnya, anda bisa mulai membuar artikel di website. Ada 2 pilhan untuk membuar artikel;
Menggunakan Post
Menggunakan Pages
Post digunakan untuk membuat artikel biasa, dan diurutkan berdasarkan waktu posting. Sedangkan Pages
digunakan untuk membuat halaman yang sifatnya statis. Misalnya saja
halaman kontak, about us, disclaimer, daftar artikel di website, dan
lain-lain.
Tapi hal ini tidak baku. Anda bisa saja menggunakan
pages untuk membuat artikel atau konten tertentu. Di artikel tambahan
nanti, akan kita bahas bagaimana memanfaatkan kedua fitur ini secara
lebih mendalam.
Kita lanjut dulu ke cara posting di WordPress. Pada intinya, cara posting di Post atau Pages sama aja kok.
Silahkan buka menu Posts > Add New, nanti akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Jika
anda sudah terbiasa menggunakan Microsoft Word, kemungkinan besar bakal
bisa langsung membuar artikel disini. Tinggal mengenal beberapa menu
tambahannya saja.
Secara garis besar sudah cukup jelas ya dari gambar di atas, saya tambah sedikit keterangan saja di beberapa menu;
Add Media. Digunakan untuk menambahkan gambar, atau video ke dalam artikel.
Save
Draft. Digunakan untuk menyimpan artikel anda dalam bentuk draft,
berguna saat menulis artikel tapi tidak langsung selesai dalam satu
waktu.
Preview. Digunakan untuk melihat tampilan sementara dari artikel yang anda tulis.
Publish. Jika artikel udah siap, silahkan klik tombol ini untuk publish artikel anda.
Categories.
Digunakan untuk memilih kategori yang sesuai dengan artikel yang anda
tulis. Jika belum ada, bisa anda buat dengan klik pada link Add New
Category.
Tags. Anda bisa gunakan jika diperlukan saja. Bisa digunakan untuk menentukan sub kategori yang lebih sempit.
Silahkan
tes membuat beberapa artikel, baik menggunakan post ataupun page.
Jangan takut untuk eksplore ya, jika terjadi kesalahan kita bisa delete
post atau page, atau jika perlu install ulang websitenya dari awal.
6. Perencanaan dan Riset Konten Website
Nah,
sampai sini saya asumsikan anda udah bisa install website menggunakan
cms wordpress, setting awal, dan bisa melakukan posting artikel. Langkah
selanjutnya adalah bikin perencanaan, juga lakukan riset untuk calon
konten/artikel di website anda.
Sayang bukan jika website sudah dibuat, tapi tidak di isi?
Biasanya,
banyak orang yang kebingungan karena hal ini; websitenya mau di isi
apaan? Disinilah langkah riset konten diperlukan. Dengan melakukan riset
konten, anda bisa menentukan topik apa saja yang sesuai dan bisa dibuat
di website anda.
Hasil dari riset dan perencanaan ini tidak baku.
Anda tetap bebas untuk mengisi website atau blog sesuai keinginan.
Gunakan hasil riset konten sebagai patokan umum dari website anda aja. Untuk riset konten/keyword, bisa anda lihat lebih lengkap di artikel Cara Riset Keyword.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar